analisa pekerjaan plesteran dan acian

Harga Semen acian APLUS 40 KG X SKIMCOAT GREY APLUS X MORTAR ACIAN HEBEL: Rp54.000: Harga: Aplus Special Skimcoat Hijau 20 Kg: Rp77.000: Harga: Aplus 11 SkimCoat / Aplus Merah / Aplus Skimcoat 20 Kg: Rp67.500: Harga: AM 86 PREMIUM SKIMCOAT ACIAN PREMIUM - 40 KG: Rp118.800: Harga: Sika wall 181 Skimcoat / Acian untuk plesteran dan Semenyang memenuhi persyaratan ASTM C-150. Air untuk campuran plester harus bebas dari unsur-unsur asing, minyak, asam, zat nabati/organis yang dapat merugikan dan mempengaruhi pengikatan awal plester/screeding. Zat tambah (admixture) tidak boleh digunakan tanpa adanya persetujuan Konsultan Pengawas. Pasir harus bersih, tajam dan bebas dari PekerjaanPasangan Dinding & Plesteran d. Definisi : Manufaktur yang digunakan pada bagian ini adalah perusahaan yang memproduksi kaca primer atau kaca sesuai dengan definisi referensi kaca standar. 1.2. Referensi a. Semua pekerjaan harus merefer ke standar : NI-3-1970, dan SII0189-78. b. Quality Assurance : Artikelkali ini akan membahas mengenai Cara Menghitung Kebutuhan Material Bangunan Pekerjaan Pasangan Dinding Bata, Plesteran dan Acian. Pembahasan lengkapnya mari baca penjelasan dibawah ini. Download Analisa Pekerjaan SNI untuk Bangunan Terbaru 2018. Moldy Ramadhan-8 November 2018. Kumpulan Gambar Desain Rumah Tinggal Format DWG (File 6Penetapan indeks harga satuan pekerjaan plesteran 6.1 Memasang 1 m2 plesteran 1 PC : 1 PP, tebal 15 mm 6.27 Memasang 1 m2 acian. Analisa Harga Satuan Pekerjaan. SNI DT 91-0011-2007 rangka kayu kelas III atau IV. Analisa Harga Satuan Pekerjaan. SNI DT 91 -0012-2007 Freie Presse Chemnitz Sie Sucht Ihn. Jika sebelumnya kita sudah membahas bagaimana cara menghitung kebutuhan bahan untuk pekerjaan pasangan batu, pada kesempatan yang berbeda ini kita akan membahas bagaimana cara menghitung kebutuhan material atau bahan semen dan pasir untuk pekerjaan plesteran dan pekerjaan acian. Cara untuk menghitung kebutuhan material untuk pekerjaan plesteran dan acian sebenarnya tidaklah jauh berbeda dengan cara menghitung kebutuhan bahan untuk pekerjaan pasangan batu. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah menghitung berapa volume pekerjaan plesteran dan volume pekerjaan acian itu sendiri. Kemudian, Begitu kita sudah mengetahui berapa volume pekerjaannya, maka barulah kita menghitung kebutuhan bahan atau material yang akan diperlukan dengan cara mengkalikan antara volume pekerjaan dengan angka koefisien kebutuhan bahannya. Contoh perhitungan volume kebutuhan semen dan pasir untuk pekerjaan plesteran dan pekerjaan acian Mari kita membuka kembali lembaran artikel terdahulu mengenai contoh cara menghitung volume dinding. Pada artikel tersebut diketahui bahwa besarnya volume pekerjaan dinding adalah 77,24 meter persegi m2. Sekarang kita akan menghitung berapa volume pekerjaan plesteran dan pekerjaan acian sesuai dengan contoh tersebut. Seperti yang kumpulengineer sebutkan pada artikel cara menghitung volume pekerjaan plesteran dan acian. Volume pekerjaan plesteran adalah 2 kali dari volume dinding. Maka Volume pek. plesteran = volume pek. dinding X 2 Volume pek. plesteran = 77,24 X 2 Volume pek. Plesteran = 154,48 m2 Sedangkan volume pekerjaan acian adalah sama dengan volume pekerjaan Plesteran Volume pek. Acian = volume pekerjaan plesteran Volume pek. acian = 154,48 m2 Total volume pekerjaan plesteran dan acian sudah kita ketahui sekarang. Selanjutnya kita menghitung berapa kebutuhan material atau bahan untuk masing masing pekerjaan tersebut. Menghitung kebutuhan pasir dan semen untuk pekerjaan plesteran. Berikut adalah tabel koefisien kebutuhan bahan untuk pekerjaan plesteran Dari tabel tersebut diketahui koefisien koefisien untuk berbagai komposisi perbandingan campuran. mulai dari pekerjaan plesteran dengan perbadingan campuran 1 ; 1, campuran 1 2, campuran 1 3, hingga plesteran dengan campuran 1 4. pada contoh perhitungan kali ini kita menggunakan koefisien plesteran campuran 1 4. dari tabel tersebut didapat koefisien pasir adalah 0,024 m3 dan semen 6,24 kg untuk setiap m2 pemasangan plesteran dengan tebal 15 mm. Maka volume keperluan pasir dan semen untuk pekerjaan plesteran dengan total volume 154,48 m2 seperti yang kami sebutkan diawal tadi, adalah Volume bahan = volume pekerjaan X koefisien bahan Volume pasir = 154,48 X 0,024 = 3,7075 m3 Volume Semen = 154,48 X 6,24 = 963,955 Kg atau hampir mendekati 20 zak semen 1 zak isi 50 Kg Menghitung kebutuhan semen untuk pekerjaan acian Untuk pelaksanaan pekerjaan acian setiap satu meter perseginya 1 m2 diperlukan semen sebanyak 3,25 Kg. sehingga jika volume pekerjaan acian adalah 154,48 m2 maka kebutuhan semen adalah Volume Semen = 154,48 X 3,25 = 502,06 Kg atau kurang lebih 10 zak semen dengan isi per zaknya 50 Kg. Demikianlah contoh cara perhitungan kebutuhan material pasir dan semen untuk pekerjaan plesteran dan juga untuk pekerjaan acian. sangat mudah dan semoga bermanfaat. Pekerjaan Plesteran Dinding Pada kesempatan ini akan membahas tentang plesteran dan acian dinding yang merupakan salah satu jenis finishing dinding bata merah maupun bata ringan. Untuk menambah keindahan, umumnya setelah pekerjaan acian dan permukaan dinding menjadi halus maka selanjutnya dilakukan pekerjaan pengecatan dinding. Apa saja material dan peralatan yang diperlukan untuk plesteran dan acian permukaan pasangan dinding? Bahan yang digunakan adalah air, semen, dan pasir untuk adukan konvensional atau bahan plesteran dan bahan acian untuk adukan menggunakan mortar instan seperti Mortar Utama, Drymix, dan banyak lagi merek-merek yang lain. Sedangkan peralatan yang digunakan untuk pekerjaan plester aci antara lain adalah saringan pasir, cangkul, ember, sekop, sendok adukan, benang nylon dan lot-lotan, profil kayu, roskam, waterpass, dan jidar alumunium. Berapa biaya untuk pelaksanaan plesteran dan acian? Untuk mengetahui biaya yang dibutuhkan untuk pelaksanaan pekerjaan plesteran dan acian dinding pertama kita harus tahu berapa volume luas yang akan dikerjakan dan harga satuan pekerjaan berdasarkan Analisa Harga Satuan Plesteran Dan Acian Dinding. Cara mudah menghitung volume luas pekerjaan plesteran dan acian dinding adalah umumnya dua kali volume luasan pasangan dindingnya dengan asumsi kedua sisi permukaan dinding dilakukan plesteran dan acian. Bagaimana metode pelaksanaan plesteran dan acian? Secara umum tahap pelaksanaan pekerjaan plesteran dan acian pasangan dinding dapat diuraikan sebagai berikut Pekerjaan plesteran dimulai dengan jalan membuat kepalaan plesteran pada sisi vertical dengan jarak 1 m sesuai dengan ketebalan plesteran yang diinginkan. Diamkan kepalaan plesteran paling tidak 1 hari supaya kering. Sebelum melakukan pekerjaan plesteran, pasangan bata merah disiram atau dibasahi dengan air. Air yang digunakan untuk membasahi dinding dan mencampur adukan plesteran tidak boleh mengandung zat kimia seperti asam dan garam. Selanjutnya adukan plesteran dapat dikamprotkan secara merata dari bawah ke atas di antara ke dua kepalaan plesteran ,setelah itu ratakan dengan menggunakan jidar aluminium. Untuk jidar yang digunakan harus lebih panjang dari jarak kepalaan plesteran, rata dan lurus. Lakukan curing atau perawatan plesteran dengan cara dibasahi minimal 1 kali per hari selama 3 hari. Setelah plesteran kering dan rata sesuai dengan yang diinginkan kemudian dilanjutkan dengan pekerjaan acian. Pasir Pasang per m3 Semen per sak 50 kg Harga Upah Pekerja per hari Harga Upah Tukang Batu per hari Harga Upah Kepala Tukang per hari Harga Upah Mandor per hari Pekerjaan Plesteran Adukan 1 2 tebal 2 cm / m2 Material Semen 0,240 sak = Pasir Pasang 0,014 m3 = Alat Bantu 1,000 Ls = Subtotal = Upah Pekerja 0,300 OH = Tukang Batu 0,150 OH = Kepala Tukang 0,020 OH = Mandor 0,010 OH = Subtotal = Total = Dibulatkan = Pekerjaan Plesteran Adukan 1 3 tebal 2 cm / m2 Material Semen 0,180 sak = Pasir Pasang 0,016 m3 = Alat Bantu 1,000 Ls = Subtotal = Upah Pekerja 0,300 OH = Tukang Batu 0,150 OH = Kepala Tukang 0,020 OH = Mandor 0,010 OH = Subtotal = Total = Dibulatkan = Pekerjaan Plesteran Adukan 1 4 tebal 2 cm / m2 Material Semen 0,145 sak = Pasir Pasang 0,018 m3 = Alat Bantu 1,000 Ls = Subtotal = Upah Pekerja 0,300 OH = Tukang Batu 0,150 OH = Kepala Tukang 0,020 OH = Mandor 0,010 OH = Subtotal = Total = Dibulatkan = Pekerjaan Plesteran Adukan 1 5 tebal 2 cm / m2 Material Semen 0,120 sak = Pasir Pasang 0,020 m3 = Alat Bantu 1,000 Ls = Subtotal = Upah Pekerja 0,300 OH = Tukang Batu 0,150 OH = Kepala Tukang 0,020 OH = Mandor 0,010 OH = Subtotal = Total = Dibulatkan = Pekerjaan Acian / m2 Material Semen 0,035 sak = Alat Bantu 1,000 Ls 200 = 200 Subtotal = Upah Pekerja 0,200 OH = Tukang Batu 0,100 OH = Kepala Tukang 0,010 OH = Mandor 0,010 OH = Subtotal = Total = Dibulatkan = Baca juga Warna Cat Dinding / Tembok Kamar Tidur Bisa dilihat bahwa untuk pekerjaan plester aci hanya perlu ditambahkan antara biaya plesteran dan acian. Seperti misalnya plesteran adukan 1 pc 5 ps biaya + acian = Analisa Satuan Harga Pekerjaan Plesteran Dan Acian – Pekerjaan plesteran dan pekerjaan acian adalah bagian dari pekerjaan dinding yang memiliki fungsi sebagai pelapis dan dapat melindungi dinding dari rembesan air ataupun dari segala macam cuaca. Selain itu, juga dapat menambah kekuatan dan memperhalus permukaan dinding. Pekerjaan plesteran biasanya dilakukan setelah pekerjaan dinding yang dibuat dari pasangan bata merah atau batako sudah selesai dilakukan. Baru setelah itu bisa dimulai pekerjaan acian yang merupakan lapisan akhir dari struktur dinding. Baca juga Analisa Pelaksanaan Pasangan Batu Dengan Mortar Sebelum memulai pekerjaan plesteran, bagian dinding yang ingin dipasangi plesteran maka harus dibasahi atau disiram air terlebih dahulu selama 2 jam. Tujuannya supaya dinding tersebut memiliki tingkat kelembaban yang baik. Disini saya akan menjelaskan metode pelaksanaan pekerjaan plesteran dan acian dinding Teknis pelaksanaan pekerjaan A. Persiapan pekerjaan 1. Pembuatan dan pengajuan gambar shop drawing pekerjaan plesteran dan acian. 2. Approval material yang akan digunakan. 3. Persiapan lahan kerja. 4. Persiapan material kerja, antara lain semen PC, pasir pasang dan air. 5. Persiapan alat bantu kerja, antara lain waterpass, meteran, unting-unting, jidar, raskam, benang, kertas gosok, dll. B. Pelaksanaan pekerjaan 1. Pekerjaan plesteran dinding harus tepat pada sudut sikunya serta tegak lurus terhadap lantai yang ada di sekitarnya, permukaan rata tidak bergelombang. 2. Tentukan dahulu titik/jalur pemasangan pekerjaan mekanikal dan elektrikal. 3. Sebelum diplester, lakukan penyiraman/curring terlebih dahulu pada permukaan dinding bata untuk menghindarkan keretakan. 4. Buat adukan untuk plesteran dinding bata. 5. Buat kepalaan plesteran dengan jarak sekitar 1 m dan lebar 5 cm, dengan alat bantu unting-unting untuk loting, waterpass dan jidar alumunium. 6. Lekatkan adukan plesteran pada permukaan dinding sekityarnya, kemudian ratakan dengan raskam dan jidar. 7. Perataan plesteran dengan acuan kepalaan yang telah dibuat. 8. Acian dapat dilaksanakan setelah permukaan plesteran sudah kering cukup umur. 9. Permukaan plesteran sebelum di aci telebih dahulu disiram air. Untuk memperoleh hasil acian yang halus, setelah plesteran diberi lapisan acian semen, permukaan acian sebelum mengering digosok dengan menggunakan kertas gosok. Demikianlah penjelasan saya tentang metode pelaksanaan pekerjaan plesteran dan acian dinding. Semoga bermanfaat bagi yang membaca.

analisa pekerjaan plesteran dan acian